IRFAN, Peraih Kejuaraan Duta sanitasi Bidang Poster
Oleh : admin ( 09-08-2016 )

Satker PSPLP Provinsi Jawa Tengah Pilih Duta Sanitasi 2016

24 May 2016

Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Jawa Tengah mengadakan Pemilihan Duta Sanitasi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016 dengan tema “Sanitasi Aman Belajarku Nyaman” di Solo dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jumat (20/5/2016).

Sebelumnya telah dilakukan seleksi di tiap kabupaten/kota untuk Lomba Karya Tulis dan Lomba Poster tingkat Provinsi Jawa Tengah, dimana telah didapatkan 70 karya terbaik yang terdiri dari 35 karya tulis dan 35 poster. Peserta terbaik yang terpilih di tiap kabupaten/kota akan diseleksi kembali pada kegiatan ini melalui Lomba Karya Tulis dan Poster untuk mendapatkan 6 pemenang yang nantinya akan menjadi Duta Sanitasi Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah Maladiyanto mengungkapkan, tujuan pemilihan Duta Sanitasi ini diantaranya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan sanitasi dan kebersihan sebagai kunci kelangsungan hidup dan perkembangan generasi yang akan datang. Selain itu, memaksimalkan potensi anak-anak dalam kampanye dan edukasi sanitasi serta mendorong percepatan perubahan perilaku masyarakat di bidang sanitasi melalui peran aktif anak-anak sebagai kelompok yang sangat berpengaruh.

Setelah melalui proses seleksi terpilihlah 3 orang pemenang Lomba Karya Tulis dan 3 orang pemenang Lomba Poster. Pemenang Lomba Karya Tulis yaitu Calista Nanda A.R dari SMPN 1 Boja sebagai Juara 1, Anestasia Darmastuti Zeniar Ismanta dari SMPN 1 Sukoharjo sebagai Juara 2 dan Adinda Destifany Zenniar dari MTs Negeri Pecangaan Jepara sebagai Juara 3. Kemudian untuk Lomba Poster yaitu Kartika Bahari Cahaya dari SMPN 2 Boyolali sebagai Juara 1, Irfan dari SMPN 1 Prembun Kebumen sebagai Juara 2 dan Nispi Maulidah dari SMPN 5 Purwokerto sebagai Juara 3.

“Dengan terpilihnya Duta Sanitasi ini diharapkan para Duta Sanitasi dapat menjadi mitra Pemerintah dalam melaksanakan kampanye dan edukasi bidang sanitasi serta dapat menjadi contoh perubahan perilaku masyarakat terutama untuk anak-anak,” harap Maladiyanto. (tata/randaljateng/bns)